Simulasi & model by Gesit izzulhaq (1903015095)

 DEFINISI SIMULASI

Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata.
Dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan komputer. Menyertakan pembentukan data dan sejarah buatan (artificial history) dari sebuah sistem, pengamatan data dan sejarah, dan kesimpulan yang terkait dengan karakteristik sistem-sistem. 

    Kondisi Yang Membutuhkan Simulasi

Mempelajari interaksi internal (sub)-sistem yang kompleks. 

Mengamati sifat model dan hasil keluaran akibat perubahan lingkuangan luar atau variabel internal. 

Meningkata kinerja sistem melalui pembangunan/pembentukan model. 

Eksperimen desain dan aturan baru sebelum diimplementasikan. 

Memahami dan memveri…kasi solusi analitik.

Mengidenti…kasi dan menetapkan persyaratan-persyaratan.

Alat bantu pelatihan dan pembelajaran dengan biaya lebih rendah.

Visualisasi operasi melalui anuimasi. 

Masalahnya sulit, memakan waktu, atau tidak mungkin diselesaikan melalui metode analitik atau numerik konvensional. 


    Kondisi Tidak Memerlukan Simulasi

Jika masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana. 

Jika masalah dapat diselesaikan secara analitik.

Jika eksperimen langsung lebih mudah dilakukan. 

Jika biaya Simulasi dianggap terlalu mahal. 

Jika sumber daya atau waktu tidak tersedia.

Jika tidak ada data yang tersedia.

Jika verifikasi dan validasi tidak dapat dilakukan.

Jika daya melebihi kapasitas (overestimated).

Jika sistem terlalu kompleks atau tidak dapat didefinisikan.


DEFINISI MODEL

Suatu representasi sederhana dari sebuah sistem (atau proses atau teori), bukan sistem itu sendiri.


Kondisi Model

Model-model tidak harus memiliki seluruh atribut; mereka disederhanakan, dikontrol, digeneralisasi, atau diidealkan


Pembangunan Model

    Proses iteratif yang mengandung tiga langkah utama: 

           1. Observasi sistim riil dan interaksi komponen dan pengumpulan data

                   – Domain pengetahuan tertentu 

                   – Stakeholders: operator, teknisi, engineers 

            2. Konstruksi model konseptual

                   – Asumsi dan hipotesa komponen dan nilai-nilai 

                      parameter 

                    – Struktur sistim 

           3. Penerjemahan model operasional ke bentuk yang dikenal oleh komputer


Model dan Sistem

Model yang akan dipelajari selanjutnya adalah diskrit, dinamik, dan stokastik, dan disebut model simulasi (sistem) peristiwa diskrit (discreteevent). 

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD) oleh gesit izzulhaq

HUBUNGAN SIMULASI DAN PEMODELAN DALAM SEBUAH SISTEM by Gesit Izzulhaq 1903015095